I BELIEVE IT . . .
Mencari yang lebih baik pasti
banyak, tapi rasa nyaman tak mudah tercipta begitu saja dan menerima semua
kodisi semuanya bersama orang tersebut, tapi aku merasakan seperti itu bersama
nya. Entah angin mana yang membawanya, mungkin sebuah doa yang membawanya.
Begitu banyak hal yang bisa aku lakukan sendiri, tapi rasa ingin bersamanya
pasti sering bermunculan.
Aku tak habis pikir kita bisa sejauh ini, tak ada hal
yang bisa aku pikirkan tentang kita sekarang,
ini sungguh jauh dari perkiraan ku. Yang aku pikirkan tentang kita hanya
sebatas dua manusia yang saling mengenal bukan bersama, tapi waktu merubah
semuanya hingga rasa yakin ku pun tercipta pada dirinya dan rasa takut
kehilngannya pun bermunculan.
Kita pergi bersama hingga lupa
oleh waktu, kita terlalu bahagia atau mungkin waktu yang terlalu cepat? entahlah,
aku senang bersama nya. Hingga waktu itu pun datang, dia berubah. Aku
merasakannya ada sesuatu yang ia sembunyikan kepadaku, entah itu apa. Aku pun
rindu dengan dia yang dulu. Mungkin memang sudah masanya atau memang ada yang
lain? suntuk dengan semua ini, dalam hati tak ingin pergi tapi aku cukup lelah
untuk mengertinya. Biarlah kamu seperti ini, aku tetap diam dalam doa.
Doa akan menembus ruang dan
waktu, bukan? yaaa, kadang jarak dan rasa tak akan habis membuat ku semakin
terluka, namun dengan sebuah doa dan
rasa percaya kepada rencana Tuhan aku lebih tenang menjalaninya walau tak bersama
dia, aku selalu mendekapnya dalam doa dan rindu.

Posting Komentar