Hidup tak akan indah jika kamu
tidak membuat keindahan itu sendiri dan hidup terlalu singkat jika kita tidak
membuat suatu kebaikan yang abadi, karna manusia adalah seorang khalifah di
muka bumi ini, harus bisa menjadi seorang pemimpin dan menjaga alam beserta
isinya dan apa pun yang kita lakukan dengan kebaikan pasti kita akan menerima
sebuah kebaikan juga. Sudah lama saya ingin bergabung dalam suatu organisasi
sosial atau komunitas sosial karena dengan begitu kita bisa bersosialisasi
dengan semua orang dan mendapatkan suatu pelajaran untuk diri kita agar tetap
bersyukur dalam kondisi apa pun karna banyak yang lebih menderita atau serba kekurang
dibanding hidup yang kita alami. Saya pun mulai bergabung dalam komunitas
UrbanSekola di Bogor, saya bisa bergabung karna salah satu anggota dari mereka
adalah temen saya, ia memberitahu tentang komunitas itu dan saya pun sangat
tertarik dengan UrbanSekola karna sudah lama saya ingin mengikuti sebuah
organisasi sosial. Setiap minggu saya ikut berkumpul dengan anggota UrbanSekola
di daerah bogor, disana saya dapat sebuah pelajaran bahwa kita hidup sangat
simple dan tidak perlu dibuat rumit karna kita punya banyak kisah untuk
diceritakan kepada orang lain dan bisa menghadirkan sebuah ikatan harmonis
dalam sebuah komunitas, tidak perlu yang mewah yang penting sama manfaatnya
tapi mereka mempunyai sebuah ilmu yang banyak dan bermanfaat, mungkin terlihat
sepele tapi itu sangat menarik jika kita terus menggalinya lebih dalam.
Dan tiba waktunya kami pun sudah
mendapatkan izin di suatu sekolah SDN Bojong Gn.gelis, disana kita dapat
mengajarkan murid murid setiap hari sabtu selama 3x mengajar. Walaupun jauh
tempatnya, semangat kami sangat besar untuk mengajar anak anak disana dan ini
pertama kalinya saya mengajar langsung di sebuah sekolah yang menurut saya
hanya guru yang bisa berdiri di depan kelas dan mengajarkan kepada murid
muridnya tapi lihatlah siapa yang berdiri disini? hanya wanita remaja yang baru
berusia 19 tahun dan tidak mempunyai suatu pengalaman mengajar, ini sangat
menyenangkan bukan? saya kebagian mengajar kelas 2, disana anak anaknya sangat
aktif dan bersemangat untuk belajar walupun jauh dari kata sempurna. Aku pun
kaget ketika salah satu dari anak tersebut tidak pernah ada yang pergi ke bogor
dan mereka masih sangat pedalaman, mungkin transportasi yang tidak mendukung
untuk pergi kesana.
Banyak kejadian yang lucu serta
mengharukan saat saya mengajar, ada yang sedih ketika saya tidak mengajar lagi
disana ada yang membuat saya gemes melihat tingkah-tingkah nya dan ada yang
selalu nurut kepada saya. Saat terakhir kami mengajar disana, kami membuat
suatu perlombaan agar murid murid dapat bersenang senang sekaligus buat
pembelajaran juga, kami membuat sebuah lomba sedotan karet untuk anak kelas 1,2
dan 3 dimana mereka harus mengoper karet tersebut menggunakan sedotan yang
ditaro di mulutnya, ini sangat membutuhkan kesabaran dan kekompakan dalam
memainkannya.
Dan ada juga lomba memasukan
pensil kedalam botol, lomba ini di ikuti oleh kelas 1,2 dan 3 dimana lomba ini
perlu kerjasama yang kuat agar pensil tersebut dapat masuk ke botol dengan
cepat, dan dalam satu tim tersebut ada yang menjadi ketuanya untuk memberikan
suatu perintah atau aba aba.
Dan untuk kelas 4,5 dan 6 kami
mengadakan lomba tentang estafet lagu Indonesia Raya, dimana dalam satu tim
menulis ulang lirik lagunya secara bergantian hingga menjadi sebuah lagu yang
utuh, banyak anak anak yang selalu mengulang lirik yang sama karna terlalu
terburu buru dan setelah selesai setiap tim harus menyanyikan lagu tersebut
sesuai dengan apa yang mereka tulis liriknya.
saat menyanyikan kembali banyak
anak anak yang terkeco dengan apa yang mereka tulis.
dan ada satu lomba lagi untuk
murid kelas 4,5 dan 6 kami membuat lomba tentang soal soal tapi bentuk estafet
dalam mengerjakannya, dan banyak murid murid yang menjawabnya sangat lucu
membuat kami tertawa namun di sisi lain kami pun miris melihatnya betapa
jauhnya wawasan mereka dibanding sekolah sekolah yang terletak di Kota. setelah
perlombaan kami pun memberitahukan para pemenang di setiap lomba lomba tersebut
dan memberikan sebuah bingkisan, dan tak lupa kami pun memberikan sebuah
bingkisan kecil untuk sekoalah tersebut, dan murid yang tidak menang pun mendapatkan
sebuah bingkisan walaupun jumlahnya tidak banyak dengan para juara lainnya, ini
pengalaman saya yang sangat luar biasa, saya pun tak hentu mensyukuri hidup
yang ada saat ini.






Posting Komentar