dytaherfiani4@blogger.co.id

Hidup tak akan indah jika kamu tidak membuat keindahan itu sendiri dan hidup terlalu singkat jika kita tidak membuat suatu kebaikan yang abadi, karna manusia adalah seorang khalifah di muka bumi ini, harus bisa menjadi seorang pemimpin dan menjaga alam beserta isinya dan apa pun yang kita lakukan dengan kebaikan pasti kita akan menerima sebuah kebaikan juga. Sudah lama saya ingin bergabung dalam suatu organisasi sosial atau komunitas sosial karena dengan begitu kita bisa bersosialisasi dengan semua orang dan mendapatkan suatu pelajaran untuk diri kita agar tetap bersyukur dalam kondisi apa pun karna banyak yang lebih menderita atau serba kekurang dibanding hidup yang kita alami. Saya pun mulai bergabung dalam komunitas UrbanSekola di Bogor, saya bisa bergabung karna salah satu anggota dari mereka adalah temen saya, ia memberitahu tentang komunitas itu dan saya pun sangat tertarik dengan UrbanSekola karna sudah lama saya ingin mengikuti sebuah organisasi sosial. Setiap minggu saya ikut berkumpul dengan anggota UrbanSekola di daerah bogor, disana saya dapat sebuah pelajaran bahwa kita hidup sangat simple dan tidak perlu dibuat rumit karna kita punya banyak kisah untuk diceritakan kepada orang lain dan bisa menghadirkan sebuah ikatan harmonis dalam sebuah komunitas, tidak perlu yang mewah yang penting sama manfaatnya tapi mereka mempunyai sebuah ilmu yang banyak dan bermanfaat, mungkin terlihat sepele tapi itu sangat menarik jika kita terus menggalinya lebih dalam.
Dan tiba waktunya kami pun sudah mendapatkan izin di suatu sekolah SDN Bojong Gn.gelis, disana kita dapat mengajarkan murid murid setiap hari sabtu selama 3x mengajar. Walaupun jauh tempatnya, semangat kami sangat besar untuk mengajar anak anak disana dan ini pertama kalinya saya mengajar langsung di sebuah sekolah yang menurut saya hanya guru yang bisa berdiri di depan kelas dan mengajarkan kepada murid muridnya tapi lihatlah siapa yang berdiri disini? hanya wanita remaja yang baru berusia 19 tahun dan tidak mempunyai suatu pengalaman mengajar, ini sangat menyenangkan bukan? saya kebagian mengajar kelas 2, disana anak anaknya sangat aktif dan bersemangat untuk belajar walupun jauh dari kata sempurna. Aku pun kaget ketika salah satu dari anak tersebut tidak pernah ada yang pergi ke bogor dan mereka masih sangat pedalaman, mungkin transportasi yang tidak mendukung untuk pergi kesana.
Banyak kejadian yang lucu serta mengharukan saat saya mengajar, ada yang sedih ketika saya tidak mengajar lagi disana ada yang membuat saya gemes melihat tingkah-tingkah nya dan ada yang selalu nurut kepada saya. Saat terakhir kami mengajar disana, kami membuat suatu perlombaan agar murid murid dapat bersenang senang sekaligus buat pembelajaran juga, kami membuat sebuah lomba sedotan karet untuk anak kelas 1,2 dan 3 dimana mereka harus mengoper karet tersebut menggunakan sedotan yang ditaro di mulutnya, ini sangat membutuhkan kesabaran dan kekompakan dalam memainkannya.


Dan ada juga lomba memasukan pensil kedalam botol, lomba ini di ikuti oleh kelas 1,2 dan 3 dimana lomba ini perlu kerjasama yang kuat agar pensil tersebut dapat masuk ke botol dengan cepat, dan dalam satu tim tersebut ada yang menjadi ketuanya untuk memberikan suatu perintah atau aba aba.

Dan untuk kelas 4,5 dan 6 kami mengadakan lomba tentang estafet lagu Indonesia Raya, dimana dalam satu tim menulis ulang lirik lagunya secara bergantian hingga menjadi sebuah lagu yang utuh, banyak anak anak yang selalu mengulang lirik yang sama karna terlalu terburu buru dan setelah selesai setiap tim harus menyanyikan lagu tersebut sesuai dengan apa yang mereka tulis liriknya.

saat menyanyikan kembali banyak anak anak yang terkeco dengan apa yang mereka tulis.


dan ada satu lomba lagi untuk murid kelas 4,5 dan 6 kami membuat lomba tentang soal soal tapi bentuk estafet dalam mengerjakannya, dan banyak murid murid yang menjawabnya sangat lucu membuat kami tertawa namun di sisi lain kami pun miris melihatnya betapa jauhnya wawasan mereka dibanding sekolah sekolah yang terletak di Kota. setelah perlombaan kami pun memberitahukan para pemenang di setiap lomba lomba tersebut dan memberikan sebuah bingkisan, dan tak lupa kami pun memberikan sebuah bingkisan kecil untuk sekoalah tersebut, dan murid yang tidak menang pun mendapatkan sebuah bingkisan walaupun jumlahnya tidak banyak dengan para juara lainnya, ini pengalaman saya yang sangat luar biasa, saya pun tak hentu mensyukuri hidup yang ada saat ini.


0 Responses

Posting Komentar