dytaherfiani4@blogger.co.id


1.      Pengertian Etika Bisnis
Ada banyak definisi etika yang dikemukakan oleh para ahli, sebelum membahas lebih lanjut kita akan pelajari arti etika itu sendiri. Etika berasal dari Bahasa yunani ethos yang dalam bentuk jamaknya ( ta ehta ) berarti “adat istiadat” atau “kebiasaan” yaitu adat atau aturan setiap tindakan yang membentuk moral msyarakat untuk menghragai adat istiadat yang berlaku.
Filsafat sering dianggap sebagai induknya ilmu etika, sebagaimana dikatakan oleh K.Bertens bahwa “Etika adalah cabang filsafat yang mempelajari baik buruknya perilaku manusia” sehingga dapat dikatakan etika adalah suatu bentuk tindakan dengan mendasarkan moral sebagai ukurannya.
Jadi pengertian etika bisnis adalah aturan-aturan yang menegaskan suatu bisnis boleh bertindak dan tidak boleh bertindak, dimana aturan-aturan tersebut dapat bersumber dari aturan tertulis maupun tidak tertulis, dan jika suatu bisnis melanggar aturan-aturan tersebut maka sangsi akan diterimanya, dimana sangsi tersebut dapat berbentuk langsung maupun tidak langsung.
2.      Etika Bisnis dan Tata Kehidupan Manusia
Manusi memiliki sifat yang cenderung tidak pernah merasa puas terhadap apa yang diperolehnya sehingga manusia melakukan perkerjaan untuk memenuhi kebutahan dan keinginannya agar mendapatkan kehidupan yang layak, sehinga apa pun akan mereka lakukan tanpa memerhatikan norma-norma yang berlaku di masyarakat dan mengesampingkan perasaan-perasaan.

Setiap manusia memiliki salah satu mimpi terbesar dalam hidup yaitu merasa nyaman dimanapun ia berada, dan terpenuhi semua keinginan yang diimpikan selama ini.  Dan bisnis merupakan salah satu jalan yang bisa memperoleh itu semua. Banyak manusia yang menghalalkan berbagai bisnis agar mencapai keuntungan yang besar tanpa memperhatikan dampak yang ada. Salah satu alasan mengapa Indonesia perlu menerapkan dan menegakkan aturan-aturan bisnis yang beretika disebabkan oleh era globalisasi dan persaingan bisnis yang begitu tajam pada saat ini. Termasuk tuntutan pada berlangsungnya bisnis yang berlandaskan pada usaha-usaha yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral.

3.Ruang Lingkup Ilmu Etika Bisnis
Adapun ruang lingkup yang menjadi pembahasan dalm bidang ilmu etika bisnis adalah :
a)      Tindakan dan keputusan perusahaan yang dilihat dari segi etika bisnis.
b)      Kondisi-kondisi suatu perusahaan yang dianggap melanggar ketntuan etika bisnis, dan sangsi-sangsi yang akan diterima akibat perbuatan tersebut.
c)      Ukuran yang dipergunakan oleh suatu perusahaan dalam bidang etika bisnis.
d)     Peraturan dan ketentuan dalam bidang etika bisnis yang ditetepkan oleh lembaga terkait.

4.Permasalahan-Permasalahan Umum dalam Bidang Etika Bisnis
  Adapun beberapa permasalahan umum yang terjadi dalam bidang etika bisnis untuk saat ini yaitu :
a)      Pelanggaran etika bisnis dilakukan oleh pihak-pihak yang mengerti dan paham tentang etika bisnis.
b)      Keputusan bisnis yang sering dilakukan dengan mengesmpingkan norma-norma dan aturan-aturan yang berlaku.
c)      Keputusan bisnis dibuat secara sepihak tanpa memperhatikan ketentuan etik yang disahkan oleh lembaga yang berkompeten termasuk peraturan negara.
d)     Kondisi dan situasi realita menunjukkan control dari pihak berwenang dalam menegakkan etika bisnis masih dianggap lemah.


Sumber : 
Sigit tri hendro.2012.etika bisnis modern pendekatan pemangku kepentingan.Yogyakarta
Irham fahmi.2014.etika bisnis.Bandung: alfabeta


0 Responses

Posting Komentar