dytaherfiani4@blogger.co.id
Bentuk usaha yang ada di Indonesia banyak sekali. Namun yang lebih sering di jumpai adalah bentuk usaha seperti pedagang dan PT. Pedagang itu seperti pedagang asongan yang sering kita jumpai di dalam bus ataupun di tepi jalan dekat lampu merah dan terminal, pegadang kaki lima yang berada di suatu mkawasan pasar, pedagang “klontongan” yang berada di mana-mana dengan menjual berbagai keperluan sehari-hari. Sedangan untuk PT biasanya berada di dalam suatu kawasan yang cukup luas dimana isi nya penuh dengan deretan PT. Namun selain dari itu juga terdapat beberapa macam bentuk badan usaha seperti :
Perusahaan
Perseorangan
Firma (fa)
Perseroan Komanditer (CV) Commanditaire Vennootschap
Perseroan Terbatas (PT)
Koperasi
Firma (fa)
Perseroan Komanditer (CV) Commanditaire Vennootschap
Perseroan Terbatas (PT)
Koperasi
1.
Perusahaan perseorangan
perusahaan
perseorangan ini merukapan suatu badan usaha yang dimiliki oleh satu orang dan
orang tersebut yang menanggung seluruh resiko secara pribadi. Orang tersebut
juga biasanya memiliki kedudukan sebagai direktur atau manajer. Karena
perusahaan ini milik sendiri maka apabila ada kekurangan dalam biaya akan
dibayarkan dengan harta milik pribadi. Namun ada pula keuntungan yang didapat
dari perusahaan perseorangan ini adalah :
-Pendirian
perusahaan sangat mudah dan tidak berbelit-belit.
-Perusahaan perseorangan cocok untuk usaha yang relatif kecil atau mereka yang
memiliki modal dan bidang usaha yang terbatas.
-Tidak terlalu memerlukan akta formal (akta notaris), sehingga pemilik tidak
perlu mengeluarkan biaya yang berlebihan.
-Memilki keleluasaan dalam hal mengambil keputusan baik menentukan arah
perusahaan atau hal-hal yang berkaitan dengan keuangan perusahaan.
-Dalam hal peraturan, tidak terlalu banyak peraturan pemerintah yang mengatur
perusahaan jenis ini, sehingga pemilik bebas melakukan aktivitasnya.
-Dalam hal pajak pemilik tidak perlu membayar pajak perseroan, walaupun semua
pendapatan harus bayar pajak perorangan.
dytaherfiani4@blogger.co.id
Kewiraswastaan
(entrepreneurship) adalah kemampuan dan kemauan seseorang untuk beresiko
dangan menginvestasikan dan mempertaruhkan waktu, uang, dan usaha, untuk
memulai suatu perusahaan dan menjadikannya berhasil. Melalui upaya yang
dijalankannya, yang bersangkutan merencanakan dan mengharapkan kompensasi dalam
bentuk keuntungan di samping juga kepuasan.
Bidang usaha
atau perusahaan yang dibangun oleh seseorang dengan kepribadian tertentu (
wiraswastaan/entrepreneur) sebagai alternatif penyadiaan lapangan kerja,
minimal bagi si pemilik modal itu, kita sebut wiraswasta.
Secara umum pengertian wiraswastawan adalah
menunjukkan kepada pribadi tertentu yang secara kualitatif lebih dari
kebanyakan manusia pada umumnya, yaitu pribadi yang memiliki kemampuan untuk
melakukan sebuah usaha.
dytaherfiani4@blogger.co.id
Badan Usaha : Perusahaan Perorangan
Produk : Cupcake
Perusahaan yang ingin saya buat
adalah sebuah inovasi terbaru yaitu sebuah cupcake yang terbuat dari talas dan
diolah menjadi sebuah cupcake yang cantik dan menarik. Nama perusahaan saya "Dyta
Cake's".
Cupcakes memang sudah masuk ke
berbagai negara, karena keunikan desain hiasan yang menarik sehingga orang yang
melihat langsung tertarik untuk membeli. Cupcakes bukan sekedar kue biasa,
melainkan kue yang dihias dengan berbagai hiasan sebagai ciri khasnya dapat
menarik perhatian pembelinya.Cupcakes ini juga bisa untuk memberi bingkisan
kepada orang tersayang.
Keunggulan perusahaan yang saya buat
adalah dengan menggunakan sbahan yang terbuat dari talas sehingga memiliki
citra rasa yang berbeda dengan perusahaan lain. Cara pemasaran perusahaan saya
sangatlah mudah, perusahaan akan melakukan promosi disebuah pameran pameran dan
jaringan media sosial. dengan begitu produk saya akan dikenal oleh masyarakat
luas.
Para konsumen dapat memesan sesuai keinginannya
dan dapat diantar ketempat tujuannya. Setiap pembelian, konsumen akan
mendapatkan sebuah hadiah sesuai jumlah pesanan. keindahan bentuk dan citra
rasa inilah yang membuat cupcake terasa lebih istimewa dari makanan makanan
lainnya, dan disajikan dalam mangkok kecil yang penuh dengan warna warna indah
yang membuat lebih unik, ungkapkanlah rasa sayang anda dengan cupcake yang
terlihat manis indah dan menarik
dytaherfiani4@blogger.co.id
Badan Usaha : Perusahaan Perorangan
Produk : Cupcake
Perusahaan yang ingin saya buat
adalah sebuah inovasi terbaru yaitu sebuah cupcake yang terbuat dari talas dan
diolah menjadi sebuah cupcake yang cantik dan menarik. Nama perusahaan saya "Dyta
Cake's".
Cupcakes memang sudah masuk ke
berbagai negara, karena keunikan desain hiasan yang menarik sehingga orang yang
melihat langsung tertarik untuk membeli. Cupcakes bukan sekedar kue biasa,
melainkan kue yang dihias dengan berbagai hiasan sebagai ciri khasnya dapat
menarik perhatian pembelinya.Cupcakes ini juga bisa untuk memberi bingkisan
kepada orang tersayang.
Keunggulan perusahaan yang saya buat
adalah dengan menggunakan sbahan yang terbuat dari talas sehingga memiliki
citra rasa yang berbeda dengan perusahaan lain. Cara pemasaran perusahaan saya
sangatlah mudah, perusahaan akan melakukan promosi disebuah pameran pameran dan
jaringan media sosial. dengan begitu produk saya akan dikenal oleh masyarakat
luas.
Para konsumen dapat memesan sesuai keinginannya
dan dapat diantar ketempat tujuannya. Setiap pembelian, konsumen akan
mendapatkan sebuah hadiah sesuai jumlah pesanan. keindahan bentuk dan citra
rasa inilah yang membuat cupcake terasa lebih istimewa dari makanan makanan
lainnya, dan disajikan dalam mangkok kecil yang penuh dengan warna warna indah
yang membuat lebih unik, ungkapkanlah rasa sayang anda dengan cupcake yang
terlihat manis indah dan menarik
dytaherfiani4@blogger.co.id
Apa Perbedaan Antara Badan Usaha Dan Perusahaan
Badan Usaha
Perbedaan antara badan usaha dan perusahaan terjabar jelas dari
pengertian. Badan usaha merupakan kesatuan yang bertujuan mencari
keuntungan atau profit dan berlandaskan hukum. Bila melihat segi
ekonomis dan teknis, badan usaha lebih berperan sebagai lembaga. Badan
usaha yang ada di Indonesia terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
koperasi, BUMN, Perjan, Perum, Persero, BUMS, Perusahaan Persekutuan,
Firma, Persekutuan komanditer, Perseroan Terbatas dan Yayasan.
Bagaimana criteria sebuah badan usaha? Banyak hal patut diperhatikan
dengan seksama, mulai dari: menentukan produk dan jasa yang akan
diperjualbelikan, marketing produk dan jasa yang diperjualbelikan,
menentukan harga jual dan pokok dari produk dan jasa yang
diperjualbelikan, terjadi transaksi jual beli (pembelian), pencarian
tenaga kerja, terbentuk organisasi secara intern, terjadi pembelanjaan
dan pemilihan tipe badan usaha.
Badan usaha terbagi menjadi beberapa tipe, pemilihan dipengaruhi
faktor-faktor penting seperti: Jenis usaha (industri, perdagangan atau
perkebunan), jangkauan operasi dan pemasaran, modal usaha, bentuk
pengawasan, mengetahui resiko yang akan dihadapi, pemberian jangka waktu
operasional dari pemerintah dan target keuntungan.
Perbedaan badan usaha dan perusahaan
terletak dari fungsi utamanya. Badan usaha lebih bertugas mencari
keuntungan dan bersifat kesatuan organisasi seperti Perseroan Terbatas,
Firma, Yayasan ataupun Koperasi.
Perusahaan
Perbedaan badan usaha dan perusahaan sudah terlihat jelas dari
pengertian dasarnya. Secara keseluruhan, perusahaan merupakan suatu
tempat dimana kegiatan proses produksi entah itu produk atau jasa
dijalankan. Itu ada untuk memenuhi kebutuhan dasar, sehingga seringkali
disebut sebagai suatu tempat penghasil kebutuhan manusia, mulai dari tak
langsung hingga dapat langsung digunakan.
Adapun pengertian lainnya, perusahaan adalah kesatuan teknis yang
memiliki tujuan utama menghasilkan produk dan jasa siap pakai. Semua
faktor-faktor produksi dikelola dengan tepat demi menghasilkan sesuatu
yang dapat memenuhi kebutuhan manusia. Bentuk perusahaan terbagi menjadi
lima, yaitu: Usaha Perseorangan, Usaha Persekutuan dengan firma, Usaha
Persekutuan Komanditer, Perseroan Terbatas dan Koperasi.
Perusahaan terbagi menjadi tiga jenis yang tergantung pada kegiatan
utama, yakni: Pertama, perusahaan jasa bertugas menjual layanan jasa
(kantor pengacara dan akuntan). Kedua, perusahaan dagang bertugas
membeli barang jadi dan menjual tanpa proses pengolahan (toko serba ada,
supermarket). Ketiga, perusahaan manufaktur bertugas menjual bahan baku
yang diolah menjadi produk jadi dan langsung menjualnya (pabrik sepatu,
pabrik mainan).
Kesimpulan Perbedaan Antara Badan Usaha Dan Perusahaan
Lalu, dimanakah perbedaan badan usaha dan perusahaan? Bila menarik
kesimpulan dari kedua pengertian diatas, badan usaha merupakan sebuah
lembaga dan perusahaan merupakan tempat bagi badan usaha dimana
faktor-faktor produksi dikelola menjadi produk dan jasa.
dytaherfiani4@blogger.co.id
Berbagai Macam lingkungan dan
Pengaruhnya Terhadap Perusahaan
Jenis Lingkungan Perusahan dan
Pengaruhnya Terhadap Perusahaan
Secara umum lingkungan perusahaan
dapat dibedakan menjadi
1. Lingkungan Internal
Merupakan lingkungan yang berada
dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. Contoh :
Tenaga kerja, Peralatan dan mesin, Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan
dana), Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan, Sistem informasi dan
administrasi.
2. Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang
berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan. Lingkungan eksternal
meliputi variabel-variabel di luar organisasi yang dapat berupa tekanan umum
dan tren di dalam lingkungan societal ataupun faktor-faktor spesifik yang
beroperasi di dalam lingkungan kerja (industri) organisasi. Variabel-variabel
eksternal ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu ancaman dan peluang. Contoh :
Keadaan alam, Lingkungan, Pemasok, Suplier, Kebijakan Pemerintah, Kekuatan
Ekonomi.
Pendekatan Dalam Melihat Bisnis dan
Lingkungan
Kesempatan bisnis serta bisnis itu
akan selalu dipengaruhi oleh lingkungan. Hubungan antar bisnis dengan
lingkungan sangat erat. Perusahaan yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan
lingkungan akan tersingkir dari kancah persaingan bisnis.
Hanya pengusaha yang mampu
menyesuaikan diri dengan kebutuhan konsumenlah yang mampu bertahan. Keadaan ini
disebut “buyer’s market” atau “pasar pembeli” yaitu keadaan dimana pembeli yang
akan menentukan semuanya dan bukan bukan penjual
Dalam hal ini siapa yang berhasil
mendekati konsumen dialah yang akan bertahan dalam kancah persaingan bisnis.
Pada saat seperti inilah pengusaha harus pandai melihat factor lingkungan. Jadi
dalam hal ini yang merupakan factor yang sentral adalah masyarakat atau
konsumen sedangkan pengusaha atau bisnisman mengelilinginya untuk melayani
kebutuhan secara lebih baik sesuai dengan selera konsumen. Pandangan ini
disebut “Consumer Oriented Approach” atau “pendekatan yang berorientasi
konsumen”.
SUMBER :

