dytaherfiani4@blogger.co.id

Apa Perbedaan Antara Badan Usaha Dan Perusahaan

Badan Usaha 
Perbedaan antara badan usaha dan perusahaan terjabar jelas dari pengertian. Badan usaha merupakan kesatuan yang bertujuan mencari keuntungan atau profit dan berlandaskan hukum. Bila melihat segi ekonomis dan teknis, badan usaha lebih berperan sebagai lembaga. Badan usaha yang ada di Indonesia terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu: koperasi, BUMN, Perjan, Perum, Persero, BUMS, Perusahaan Persekutuan, Firma, Persekutuan komanditer, Perseroan Terbatas dan Yayasan. 
Bagaimana criteria sebuah badan usaha? Banyak hal patut diperhatikan dengan seksama, mulai dari: menentukan produk dan jasa yang akan diperjualbelikan, marketing produk dan jasa yang diperjualbelikan, menentukan harga jual dan pokok dari produk dan jasa yang diperjualbelikan, terjadi transaksi jual beli (pembelian), pencarian tenaga kerja, terbentuk organisasi secara intern, terjadi pembelanjaan dan pemilihan tipe badan usaha.
Badan usaha terbagi menjadi beberapa tipe, pemilihan dipengaruhi faktor-faktor penting seperti: Jenis usaha (industri, perdagangan atau perkebunan), jangkauan operasi dan pemasaran, modal usaha, bentuk pengawasan, mengetahui resiko yang akan dihadapi, pemberian jangka waktu operasional dari pemerintah dan target keuntungan.
Perbedaan badan usaha dan perusahaan terletak dari fungsi utamanya. Badan usaha lebih bertugas mencari keuntungan dan bersifat kesatuan organisasi seperti Perseroan Terbatas, Firma, Yayasan ataupun Koperasi.
Perusahaan 
Perbedaan badan usaha dan perusahaan sudah terlihat jelas dari pengertian dasarnya. Secara keseluruhan, perusahaan merupakan suatu tempat dimana kegiatan proses produksi entah itu produk atau jasa dijalankan. Itu ada untuk memenuhi kebutuhan dasar, sehingga seringkali disebut sebagai suatu tempat penghasil kebutuhan manusia, mulai dari tak langsung hingga dapat langsung digunakan. Adapun pengertian lainnya, perusahaan adalah kesatuan teknis yang memiliki tujuan utama menghasilkan produk dan jasa siap pakai. Semua faktor-faktor produksi dikelola dengan tepat demi menghasilkan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan manusia. Bentuk perusahaan terbagi menjadi lima, yaitu: Usaha Perseorangan, Usaha Persekutuan dengan firma, Usaha Persekutuan Komanditer, Perseroan Terbatas dan Koperasi. 
Perusahaan terbagi menjadi tiga jenis yang tergantung pada kegiatan utama, yakni: Pertama, perusahaan jasa bertugas menjual layanan jasa (kantor pengacara dan akuntan). Kedua, perusahaan dagang bertugas membeli barang jadi dan menjual tanpa proses pengolahan (toko serba ada, supermarket). Ketiga, perusahaan manufaktur bertugas menjual bahan baku yang diolah menjadi produk jadi dan langsung menjualnya (pabrik sepatu, pabrik mainan).
Kesimpulan Perbedaan Antara Badan Usaha Dan Perusahaan
Lalu, dimanakah perbedaan badan usaha dan perusahaan? Bila menarik kesimpulan dari kedua pengertian diatas, badan usaha merupakan sebuah lembaga dan perusahaan merupakan tempat bagi badan usaha dimana faktor-faktor produksi dikelola menjadi produk dan jasa.
dytaherfiani4@blogger.co.id


Berbagai Macam lingkungan dan Pengaruhnya Terhadap Perusahaan

Jenis Lingkungan Perusahan dan Pengaruhnya Terhadap Perusahaan
Secara umum lingkungan perusahaan dapat dibedakan menjadi
1. Lingkungan Internal
Merupakan lingkungan yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. Contoh : Tenaga kerja, Peralatan dan mesin, Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana), Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan, Sistem informasi dan administrasi.

2. Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan. Lingkungan eksternal meliputi variabel-variabel di luar organisasi yang dapat berupa tekanan umum dan tren di dalam lingkungan societal ataupun faktor-faktor spesifik yang beroperasi di dalam lingkungan kerja (industri) organisasi. Variabel-variabel eksternal ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu ancaman dan peluang. Contoh : Keadaan alam, Lingkungan, Pemasok, Suplier, Kebijakan Pemerintah, Kekuatan Ekonomi.


Pendekatan Dalam Melihat Bisnis dan Lingkungan
Kesempatan bisnis serta bisnis itu akan selalu dipengaruhi oleh lingkungan. Hubungan antar bisnis dengan lingkungan sangat erat. Perusahaan yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan akan tersingkir dari kancah persaingan bisnis.
Hanya pengusaha yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan konsumenlah yang mampu bertahan. Keadaan ini disebut “buyer’s market” atau “pasar pembeli” yaitu keadaan dimana pembeli yang akan menentukan semuanya dan bukan bukan penjual
Dalam hal ini siapa yang berhasil mendekati konsumen dialah yang akan bertahan dalam kancah persaingan bisnis. Pada saat seperti inilah pengusaha harus pandai melihat factor lingkungan. Jadi dalam hal ini yang merupakan factor yang sentral adalah masyarakat atau konsumen sedangkan pengusaha atau bisnisman mengelilinginya untuk melayani kebutuhan secara lebih baik sesuai dengan selera konsumen. Pandangan ini disebut “Consumer Oriented Approach” atau “pendekatan yang berorientasi konsumen”.
                                                                                                         
SUMBER :

dytaherfiani4@blogger.co.id


Perusahaan dan Lembaga Sosial

Perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat jadi bukan untuk mencapai keuntungan maximal tapi juga mempunyai tujuan membuka kesempatan kerja, pertimbangan politik dan upaya pengabdian kepada masyarakat.

Tujuan didirikannya perusahaan 

Secara umum tujuan pendirian perusahaan dapat dibedakan menjadi:
  • Tujuan Ekonomis
Tujuan ekonomis berkenaan dengan upaya perusahaan untuk mempertahanan eksistensinya. Dalam hal ini perusahaan berupaya menciptakan laba, menciptakan pelanggan, dan menciptakan upaya2 pengembangan dengan memusatkan perhatian pada kebutuhan masyarakat dalam hal produk yang diinginkan, kualitas, harga, kuantitas, waktu pelayanan, kegunaan produk dan sebagainya. Untuk keperluan tersebut dibuthkan upaya inovatif yang berkesinambungan sehingga perusahaan mampu mencapai competitive advantage dan comperative advantage dalam jangka panjang.
  • Tujuan Sosial
Perusahaan diharapkan untuk memperhatikan keinginan investor, karyawan, penyedia faktor2 produksi, maupun masyarakat luas.

dytaherfiani4@blogger.co.id


Salah satu penentu efisiensi kerja suatu perusahaan adalah dengan menentukan tempat kedudukan dan letak perusahaan itu sendiri. Yang dimaksud dengan letak dan tempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan tempat kedudukan perusahaan adalah faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan maupun dengan pelanggan, dan sebagainya. Sedangkan Letak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan pabrik/kegiatan fisik.

Letak Perusahaan dibagi menjadi 4 yaitu ;
  • Lokasi perusahaan yang ditetapkan pemerintah : Lokasi ini sudah ditetapkan dan tidak bisa seenaknya membangun perusahaan di luar lokasi yang telah ditentukan. Contohnya adalah seperti kawasan industri cikarang, pulo gadung, dan lain sebagainya.
  • Lokasi perusahaan yang mengikuti sejarah : Lokasi perusahaan yang dipilih biasanya memiliki nilai sejarah tertentu yang dapat memberikan pengaruh pada kegiatan bisnis. Misalnya seperti membangun perusahaan udang di cirebon yang merupakan kota udang atau membangun usaha pendidikan di yogyakarta yang telah terkenal sebagai kota pelajar.
  • Lokasi perusahaan yang mengikuti kondisi alam : Lokasi perusahaan yang tidak bisa dipilih-pilih karena sudah dipilihkan oleh alam. Contoh : Tambang emas di cikotok, tambang aspal di buton, tambang gas alam di bontang kaltim, dan lain sebagainya.
  • Lokasi perusahaan yang mengikuti faktor-faktor ekonomi : Lokasi perusahaan jenis ini pemilihannya dipengaruhi oleh banyak faktor ekonomi seperti faktor ketersedian tenaga kerja, faktor kedekatan dengan pasar, ketersediaan bahan baku, dan lain-lain.
Sumber : 

dytaherfiani4@blogger.co.id


Perusahaan adalah suatu unit ekonomi yang diorganisasi dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyesiakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.
Dari definisi tersebut terliaht bahwa perusahaan mempunyai lima unsur penting diantaranya;
  1. Organisasi  : Organisasi didefinisikan sebagai lembaga social yang terdiri atas sekumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan dan secara sadar dibentuk dan dikoordinasi dalam melaksanakan suatu kegiatan tertentu dengan tujuan untuk mencapai hasil2 yang telah ditetapkan. Organisasi akan mempunyai bentuk dan hubungan tang bersifat dinamis, yang akan selalu berusaha untuk menyesuaikan dengan perubahan lingkungan eksternal maupun internal.
  2. Produksi     : Produksi atau aktifitas produksi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengolah suatu bahan atau sumber2 ekonomi yang ada agar tercipta suatu produk yang mempunyai nilai guna yang lebih tinggi (menaikkan faedahnya).
  3. Sumber Ekonomi/Faktor Produksi : Sesuai dengan prinsip ekonomi, yaitu dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya dapat memperoleh hasil yang sebesa-besarnya, maka perusahaan melakukan proses produksi dalam mengolah sumber2 ekonomi yang ada dengan ongkos tertentu bisa mencapai keutungan maksimum tanpa mengabaikan kepuasan konsumen.
  4. Kebutuhan Konsumen : Kebutuhan barang dan jasa ini tidak dapat dipenuhi oleh satu macam perusahaan saja melainkan membutuhkan keikutsertaan perusahaan lainnya. Dengan adanya interaksi antara berbagai perusahaan dengan masyarakat atau konsumen menimbulkan adanya kegiaan ekonomi yang bersifat bisnis (orientasi mencapai laba).
  5. Laba/Keuntungan            : Laba atau keuntungan bukanlah merupakan tujuan akhir dari suatu perusahaan, melinkan salah satu tujuan perusahaan yang harus dicapai. Laba merupakan selisih antara penjualan dengan biaya yang digunakan untuk menghasilkan barang tersebut. Kalau perusahaan berusaha untuk mengkombinasikan berbagai sumber2 ekonomi agar terbentuk barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun mencari laba, maka perusahaan yang seperti ini dipandang sebagai suatu system yang akan berhubungan dengan perusahaan baik langsung ataupun tidak langsung. 
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan
dytaherfiani4@blogger.co.id

Salah satu penentu efisiensi kerja suatu perusahaan adalah dengan menentukan tempat kedudukan dan letak perusahaan itu sendiri. Yang dimaksud dengan letak dan tempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan tempat kedudukan perusahaan adalah faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan maupun dengan pelanggan, dan sebagainya. Sedangkan Letak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan pabrik/kegiatan fisik.

Jenis-Jenis Lokasi Perusahaan
Letak Perusahaan dibagi menjadi 4 yaitu ;
  • Lokasi perusahaan yang ditetapkan pemerintah : Lokasi ini sudah ditetapkan dan tidak bisa seenaknya membangun perusahaan di luar lokasi yang telah ditentukan. Contohnya adalah seperti kawasan industri cikarang, pulo gadung, dan lain sebagainya.
  • Lokasi perusahaan yang mengikuti sejarah : Lokasi perusahaan yang dipilih biasanya memiliki nilai sejarah tertentu yang dapat memberikan pengaruh pada kegiatan bisnis. Misalnya seperti membangun perusahaan udang di cirebon yang merupakan kota udang atau membangun usaha pendidikan di yogyakarta yang telah terkenal sebagai kota pelajar.
  • Lokasi perusahaan yang mengikuti kondisi alam : Lokasi perusahaan yang tidak bisa dipilih-pilih karena sudah dipilihkan oleh alam. Contoh : Tambang emas di cikotok, tambang aspal di buton, tambang gas alam di bontang kaltim, dan lain sebagainya.
  • Lokasi perusahaan yang mengikuti faktor-faktor ekonomi : Lokasi perusahaan jenis ini pemilihannya dipengaruhi oleh banyak faktor ekonomi seperti faktor ketersedian tenaga kerja, faktor kedekatan dengan pasar, ketersediaan bahan baku, dan lain-lain.

Sumber :