dytaherfiani4@blogger.co.id

TEKA TEKI KEHIDUPAN 

Hidup bagaikan sebuah perahu besar yang berdiri di atas air lautan, ia selalu diterpa oleh ombak ombak kehidupan dan tak sedikit yang terguncang olehnya. Air biru dan ikan ikan menjadi saksi bisunya, perahu besar pun tak akan ada artinya jika tak ada seorang nahkoda begitu pun kehidupan ini, tak akan ada cerita jika tak ada peran pemain. Banyak peran yang bisa kita mainkan dihidup ini, entah peran yang selalu berjuang menjadi pahlawan di kehidupan mu sendiri atau menjadi pahlawan di kehidupan orang lain,  Hidup mu berada dimana sekarang ?

Banyak orang yang bilang, apa yang kita terima adalah apa yang telah kita lakukan. Jika kamu menerima keburukan mungkin kamu harus lebih memperbaiki hidup mu dan jika kamu menerima kebaikan, terus lakukan lah yang terbaik. Terkadang banyak keburukan yang datang di kehidupan sedangkan kita selalu berbuat baik, mungkin itu cobaan untuk menjadi lebih baik lagi. Teruslah bermimpi karna kebahagian itu berawal dari mimpi, namun jangan lupa untuk bangun dari mimpi karna hidup tak akan arti tanpa usaha untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Terkadang hidup ini lucu, penuh dengan teka-teki kehidupan. Banyak puzzle di dalamnya, dan kita harus bisa menerka nya. Tak banyak yang selalu benar dengan apa yang mereka pikirkan, banyak orang yang salah mengartikan semua teka-teki kehidupan ini, dan cara pandang setiap orang selalu berbeda untuk menerka teka-teki kehidupan. Saya pun tak mengerti dengan teka-teki kehidupan ini, banyak hal yang tak bisa diterka oleh akal pikiran saya dan banyak hal yang terlihat semu oleh mata hati, namun yang pasti saya hanya bisa terus melakukan yang terbaik dalam sebuah cerita kehidupan saya ini dan saya harus menjadi pahlawan di kehidupan saya sendiri.

Banyak orang yang sengaja untuk pergi agar dicari dan mencari saat kehilangan, mungkin hidup tak sebercanda itu tapi itulah kode kode kehidupan di hidup ini. Teruslah berjuang di cerita kehidupan kalian, semua akan berjalan dengan mudah jika kita bisa menikmati dan mensyukurinya.


Cipt.Dyta Herfiani

dytaherfiani4@blogger.co.id

SEMU

Sesuatu yang tak jelas wujudnya namun menciptakan sebuah harapan, terkadang terasa indah olehnya dan terkadang suram dibuat olehnya. Selalu memberi harapan dalam sebuah kegelapan, dan terasa dekat sejarak nadi dan jauh sejarak masa lalu.

Mungkin ini kamu............

Kita selalu bersama dalam waktu dan membagi cerita dalam sebuah kisah, kadang kamu menjadi seorang pahlawan di kehidupan ku, selalu memberi warna warna dalam kekosongan dan tak henti sebuah harapan tentang kamu pun semakin bertambah.

Aku lelah menerka nerka semua ini, banyak khayalan gila ku tentang kamu. Tapi kamu seolah mau tak mau dalam bermain peran di kehidupan ku, kadang kamu jelas sejelas mata air dan tak jelas seperti embun di pagi hari. yaa kamu memang tak jelas, kadang ada dan tiada dalam hidup ku.

Mungkin aku yang terlalu berharap atau kamu yang selalu memberi harapan?

Terkadang aku ingin kita seperti ini saja, tanpa kejelasan dan hubungan yang pasti. Namun aku kalah oleh waktu, aku tak bisa terus menerus berharap pada yang semu, aku sudah terlalu kenyang dengan harapan tentang kamu, kamu seakan senang bermain dengan peran semu mu itu dan aku sudah lelah bermain peran bersama mu karna aku terlalu bermain hati oleh mu.



Cipt.Dyta Herfiani
dytaherfiani4@blogger.co.id

Sang Pejuang
Pergilah sesuka hati mu
Lakukan lah apa yang kamu suka
Jadilah pejuang di dalam kisah cerita mu atau orang lain
Mulai lah dengan kehidupan baru mu
Kejarlah bintang yang paling terang di hidup mu
Jadikan lah sebuah penerang abadi dalam kisah cerita mu atau orang lain
                 
  Teruslah membuat kisah cerita yang menyenangkan agar para pembaca mu mengikutinya
  Jangan buat mereka kecewa dengan sang pejuang, rangkailah cerita cerita yang menarik
  Bukan kah menyenangkan menjadi sang pejuang?

Pejuang akan terus di kenang oleh para pembacanya, doa doa kebaikan pun akan terus berdatangan kepadanya

Pejuang adalah sebuah kekuatan bagi para pembacanya, memberikan semangat dalam kehidupan nya

Pejuang bagaikan sebuah cahaya dalam kegelapan

Entah dimana pejuang itu tercipta

Mungkin, pejuang itu kamu yang menciptakan nya

Cipt. Dyta Herfiani


dytaherfiani4@blogger.co.id

KITA

Wajah itu datang kembali
Hanya saja waktu merubahnya dengan kesunyiaan
Tak ada kata yang terucap, hanya mata yang berbicara
Tak ada kebersamaan tercipta hanya keasingan yang ada
Mungkin ini kita yang sekarang
Hanya mampu memandang dari kejauhan dan pelan pelan saling melupakan







Cipt.Dyta Herfiani





                               



dytaherfiani4@blogger.co.id

Pengertian Sistem

Sistem berasal dari bahasa latin (systema) dan bahasa yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran Informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Jadi sitem adalah sekumpulan kesatuan yang memilki hubungan di antara mereka untuk mencapai suatu tujuan yang sama.

Sistem Ekonomi dan Sistem Politik

Sistem ekonomi adalah kumpulan dari aturan-aturan atau kebijakn-kebijakan yang saling berkaitan dalam upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. Jadi pada dasarnya sistem ekonomi adalah sebuah sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antara manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tantanan hidup. Perangkat kelembagaan yang dimaksud meliputi lembaga-lembaga ekonomi yang formal maupun tidak moral . Sistem Ekonomi sesungguhnya merupakan salah satu unsur saja untuk kehidupan manusia. Sistem Ekonomi politik adalah mekanisme yang mengatur tata cara menjalankan pemerintahan dan struktur hubungan lembaga lembaga kenegaraan untuk mempertahankan kekuasaan dalam upaya penyelenggaraan negara demi mewujudkan kesejahteraan negara. Dengan demikian, ekonomi politik sebagai suatu sistem mengandung arti adanya tatanan ekonomi politik yang dibangun di atas asas yang khas dengan unit-unit yang saling terhubung dan terpadu sebagai suatu cara untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Karena itu, identifikasi perbedaan terhadap suatu ekonomi politik dapat dikenali dari sistem yang dibangun, mulai dari cara dan mekanismenya, asas dan tujuannya. Berdasarkan hal itu, maka secara mudah dapat dikenali jenis-jenis ekonomi politik melalui identifikasi tujuan, cara dan asasnya yang  bersifat kapitalis atau sosialis.

Kapitalisme dan Sosialisme

Konsep
Kapitalisme
Sosialisme
Sumber kekayaan
Sumber kekayaan sangat langka( scarcity of resources)
Sumber kekayaan sangat langka( scarcity of resources)
Kepemilikan
Setiap pribadi di bebaskan untuk memiliki semua kekayaan yang di peroleh nya
Sumber kekayaan di dapat dari pemberdayaan tenaga kerja (buruh)
Tujuan Gaya hidup perorangan
Kepuasan pribadi
Ke setaraan penghasilan di antara kaum buruh

Jadi, tabel di atas menerangkan 2 konsep sistem per ekonomian yaitu: Kapitalisme, dan Sosialisme.

Konsep dari ekonomi kapitalisme sumber kekayaan itu sangat langka dan harus di peroleh dengan cara bekerja keras di mana setiap perorangan boleh memiliki kekayaan yang tiada batas, untuk mencapai tujuan hidupnya. Dalam sistim ekonomi kapitalisme perusahaan di miliki oleh perorangan. Terjadi nya pasar (market) dan terjadinya demand and supply adalah ciri khas dari ekonomi kapitalisme. Keputusan yang diambil atas isu yang terjadi seputar masalah ekonomi sumbernya adalah dari kalangan kelas bawah yang membawa masalah tersebut ke level yang lebih atas.
Dan konsep ekonomi sosialisme, sumber kekayaan itu sangat langka dan harus di peroleh lewat pemberdayaan tenaga kerja (buruh), di semua bidang, pertambangan, pertanian, dan lainnya. Dalam sistem Sosialisme, semua Bidang usaha dimiliki  dan diproduksi oleh Negara. Tidak terciptanya market (pasar) dan tidak terjadinya supply dan demand, karena Negara yang menyediakan semua kebutuhan rakyatnya secara merata. Perumusan  masalah dan keputusan di tangani langsung oleh negara.



PENGERTIAN PERSAINGAN TERKENDALI

  Berdasarkan sistem pemilikan sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi, tak terdapat alasan untuk menyatakan bahwa sistem ekonomi kita adalah kapitalistik. Indonesia mengakui pemilikan individual atas faktor-faktor produksi; kecuali untuk sumber daya yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Jadi secara konstitusional, sistem ekonomi indonesia bukan kapitalisme dan bukan pula sosialisme.
  Sehubungan dengan persaingan antar badan-usaha, tidak terdapat rintangan bagi suatu perusahaan untuk memasuki bidang usaha tertentu. Namun untuk menghindari persaingan tak sehat dalam pasar barang tententu yang sudah jenuh, pemerintah mengendalikannya dengan membuka prioritas-prioritas bidang usaha.
  Jadi pada kesimpulannya, bahwa iklim persaingan berekonomi dan kompetisi berbisnis di indonesia bukanlah persaingan yang bebas-lepas, melainkan persaingan yang terencana-terkendali.


KADAR KAPITALISME DAN SOSIALISME


Unsur-unsur kapitalisme dan sosialisme jelas terkandung dalam pengorganisasian ekonomi Indonesia. Untuk melihat seberapa tebal kadar masing-masing “isme” ini mewarnai perekonomian, seseorang bisa melihatnya dari dua pendekatan. Pertama adalah dengan pendekatan faktual structural, yakni menelaah peranan pemerintah atau negara dalam struktur perekonomian. Kedua adalah pendekatan sejarah , yakni dengan menelusuri bagaimana perekonomian bangsa diorganisasikan dari waktu ke waktu.

Untuk mengukur kadar keterlibatan pemerintah dalam perekonomian dengan pendekatan faktualstruktural, dapat digunakan kesamaan agregat Keynesian yang berumuskan :

Y = C + I + G + (X – M)         Keterangan:       Y = pendapatan nasional
                                                                                    C = konsumsi masyarakat
                                                                                     I = investasi
                                                                                    G = pengeluaran pemerintah
                                                                                    X = ekspor
                                                                                    M = impor
Dengan formula ini berarti produk atau pendapatan nasional dirinci menurut penggunanaan atau sector pelakunya. Kesamaan ini merupakan rumus untuk menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran. Variable C melambangkan konsumsi masyarakat, mewakili sektor orang perorangan atau rumah tangga.variabel I melambangkan pengeluaran investasi perusahaan-perusahaan, mewakili sektor usaha swasta. Sektor pemerintah diwakili oleh variable G yang melambangkan pengeluaran konsumsi pemerintah. Adapun X dan M masing-masing melambangkan ekspor dan impor, mewakili sektor perdagangan luar negeri negara yang bersangkutan.

Sistem ekonomi campuran dengan persaingan terkendali, agaknya merupakan sistem ekonomi yang tepat untuk mengelola perekonomian indonesia. Walaupun demikian, akhir-akhir ini kita dapat menyaksikan dan merasakan betapa perekonomian Indonesia semakin bersifat liberal dan kapitalistik. Terdapat cukup bukti untuk menunjukan kadar kapitalisme yang semakin tebal.

Derasnya arus globalisasi bersamaan dengan bubarnya sejumlah negara komunis utama yang bersistem ekonomi sosialisme, telah menggiring Indonesia terseret arus kapitalisme. Apakah bangsa dan masyarakat kita pada akhirnya akan dapat menerima sistem ekonomi kapitalisme yang kian menggejala sekarang ini, sejarahlah kelak yang akan menjawabnya.

REFERENSI
  1. http://www.elearning.stia-naganraya.ac.id/download
  2. http://www.slideshare.net/ophe02/bab-3-sistem-perekonomian-dunia