dytaherfiani4@blogger.co.id
Salah satu penentu efisiensi kerja
suatu perusahaan adalah dengan menentukan tempat kedudukan dan letak perusahaan
itu sendiri. Yang dimaksud dengan letak dan tempat kedudukan perusahaan adalah
kantor pusat perusahaan tersebut. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam
penentuan tempat kedudukan perusahaan adalah faktor kelancaran hubungan dengan
lembaga-lembaga lain seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan maupun dengan
pelanggan, dan sebagainya. Sedangkan Letak perusahaan adalah tempat perusahaan
melakukan kegiatan pabrik/kegiatan fisik.
Letak Perusahaan dibagi menjadi 4
yaitu ;
- Lokasi perusahaan yang ditetapkan pemerintah : Lokasi
ini sudah ditetapkan dan tidak bisa seenaknya membangun perusahaan di luar
lokasi yang telah ditentukan. Contohnya adalah seperti kawasan industri
cikarang, pulo gadung, dan lain sebagainya.
- Lokasi perusahaan yang mengikuti sejarah : Lokasi
perusahaan yang dipilih biasanya memiliki nilai sejarah tertentu yang
dapat memberikan pengaruh pada kegiatan bisnis. Misalnya seperti membangun
perusahaan udang di cirebon yang merupakan kota udang atau membangun usaha
pendidikan di yogyakarta yang telah terkenal sebagai kota pelajar.
- Lokasi perusahaan yang mengikuti kondisi alam : Lokasi
perusahaan yang tidak bisa dipilih-pilih karena sudah dipilihkan oleh
alam. Contoh : Tambang emas di cikotok, tambang aspal di buton, tambang
gas alam di bontang kaltim, dan lain sebagainya.
- Lokasi perusahaan yang mengikuti faktor-faktor ekonomi
: Lokasi perusahaan jenis ini pemilihannya dipengaruhi oleh banyak faktor
ekonomi seperti faktor ketersedian tenaga kerja, faktor kedekatan dengan
pasar, ketersediaan bahan baku, dan lain-lain.
Sumber :
dytaherfiani4@blogger.co.id
Perusahaan adalah suatu unit ekonomi
yang diorganisasi dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya
untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk
menyesiakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang
menguntungkan.
Dari definisi tersebut terliaht
bahwa perusahaan mempunyai lima unsur penting diantaranya;
- Organisasi : Organisasi didefinisikan sebagai
lembaga social yang terdiri atas sekumpulan orang dengan berbagai pola
interaksi yang ditetapkan dan secara sadar dibentuk dan dikoordinasi dalam
melaksanakan suatu kegiatan tertentu dengan tujuan untuk mencapai hasil2
yang telah ditetapkan. Organisasi akan mempunyai bentuk dan hubungan tang
bersifat dinamis, yang akan selalu berusaha untuk menyesuaikan dengan
perubahan lingkungan eksternal maupun internal.
- Produksi : Produksi atau
aktifitas produksi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengolah
suatu bahan atau sumber2 ekonomi yang ada agar tercipta suatu produk yang
mempunyai nilai guna yang lebih tinggi (menaikkan faedahnya).
- Sumber Ekonomi/Faktor Produksi : Sesuai dengan prinsip
ekonomi, yaitu dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya dapat memperoleh
hasil yang sebesa-besarnya, maka perusahaan melakukan proses produksi
dalam mengolah sumber2 ekonomi yang ada dengan ongkos tertentu bisa
mencapai keutungan maksimum tanpa mengabaikan kepuasan konsumen.
- Kebutuhan Konsumen : Kebutuhan barang dan jasa ini
tidak dapat dipenuhi oleh satu macam perusahaan saja melainkan membutuhkan
keikutsertaan perusahaan lainnya. Dengan adanya interaksi antara berbagai
perusahaan dengan masyarakat atau konsumen menimbulkan adanya kegiaan
ekonomi yang bersifat bisnis (orientasi mencapai laba).
- Laba/Keuntungan
: Laba atau keuntungan bukanlah merupakan tujuan akhir dari suatu
perusahaan, melinkan salah satu tujuan perusahaan yang harus dicapai. Laba
merupakan selisih antara penjualan dengan biaya yang digunakan untuk
menghasilkan barang tersebut. Kalau perusahaan berusaha untuk
mengkombinasikan berbagai sumber2 ekonomi agar terbentuk barang/jasa untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat maupun mencari laba, maka perusahaan yang
seperti ini dipandang sebagai suatu system yang akan berhubungan dengan
perusahaan baik langsung ataupun tidak langsung.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan
dytaherfiani4@blogger.co.id
Salah satu penentu efisiensi kerja
suatu perusahaan adalah dengan menentukan tempat kedudukan dan letak perusahaan
itu sendiri. Yang dimaksud dengan letak dan tempat kedudukan perusahaan adalah
kantor pusat perusahaan tersebut. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam
penentuan tempat kedudukan perusahaan adalah faktor kelancaran hubungan dengan
lembaga-lembaga lain seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan maupun dengan
pelanggan, dan sebagainya. Sedangkan Letak perusahaan adalah tempat perusahaan
melakukan kegiatan pabrik/kegiatan fisik.
Jenis-Jenis
Lokasi Perusahaan
Letak Perusahaan dibagi menjadi 4
yaitu ;
- Lokasi perusahaan yang
ditetapkan pemerintah : Lokasi ini sudah ditetapkan dan tidak bisa
seenaknya membangun perusahaan di luar lokasi yang telah ditentukan.
Contohnya adalah seperti kawasan industri cikarang, pulo gadung, dan lain
sebagainya.
- Lokasi perusahaan yang
mengikuti sejarah : Lokasi perusahaan yang dipilih biasanya memiliki nilai
sejarah tertentu yang dapat memberikan pengaruh pada kegiatan bisnis.
Misalnya seperti membangun perusahaan udang di cirebon yang merupakan kota
udang atau membangun usaha pendidikan di yogyakarta yang telah terkenal
sebagai kota pelajar.
- Lokasi perusahaan yang
mengikuti kondisi alam : Lokasi perusahaan yang tidak bisa dipilih-pilih
karena sudah dipilihkan oleh alam. Contoh : Tambang emas di cikotok,
tambang aspal di buton, tambang gas alam di bontang kaltim, dan lain
sebagainya.
- Lokasi perusahaan yang mengikuti
faktor-faktor ekonomi : Lokasi perusahaan jenis ini pemilihannya
dipengaruhi oleh banyak faktor ekonomi seperti faktor ketersedian tenaga
kerja, faktor kedekatan dengan pasar, ketersediaan bahan baku, dan
lain-lain.
Sumber :
dytaherfiani4@blogger.co.id
Krisis ekonomi global yang berlangsung dari tahun 2007 lalu di
Amerika Serikat dan mencapai puncaknya tahun 2008 yang lalu saat ini
tengah mengalami kondisi yang mengambang di Amerika Serikat dan semakin
menunjukkan resesi di Benua Eropa. Hal ini membuat Asia sebagai benua
yang beberapa negara besarnya seperti China, India, Indonesia, Vietnam,
dll menunjukkan pertumbuhan ekonomi positif menjadi jangkar pertumbuhan
dunia.
Kita bisa melihat bahwasanya Amerika Serikat yang merupakan kekuatan
ekonomi nomor satu dunia dihadapkan dengan krisis terbesar mereka selama
80 tahun terakhir. Hal ini nampaknya akan berlangsung hingga tahun 2012
dimana ekonomi Amerika Serikat akan tetap memasuki masa stagnan hingga
nantinya akan kembali pulih mulai tahun 2012 nanti.
Solusi umum untuk menghadapi krisis ekonomi global dapat dilihat di
General Solution for The Economy of United States of America
Tetapi kita bisa melihat bahwasanya Benua Eropa ternyata terkena
kontaminasi yang serius dari krisis Amerika Serikat ini. Negara-negara
yang terjalin dalam
PIIIGGS (Portugal, Italy, Ireland, Iceland, Greece, Great Britain & Spain)
yang notabene negara-negara yang pada umumnya menderita defisiti
anggaran yang lumayan sehingga menyebabkan hutang mereka membengkak
menjadi beban utama Benua Eropa dalam menangani krisis ekonomi global
ini. Dan sebagai buktinya Yunani merupakan negara Eropa kesekian yang
jatuh dalam krisis akibat potensi default hutang yang dijamin oleh
pemerintahnya. Dan Spanyol saat ini berada di tepi ancaman yang sama
yaitu krisis hutang.
Amerika Serikat juga dapat dipandang sebagai potensi krisis hutang nomor
satu di dunia karena di tengah-tengah rasio hutang terhadap PDB Amerika
Serikat yang sudah mencapai 85% dan dengan Reformasi Kesehatan Amerika
Serikat yang menelan dana triliunan dolar AS akan menyebabkan rasio
hutang terhadap PDB Amerika Serikat akan meningkat menjadi 110% tahun
2016 yang akan datang. Hal ini akan mendatangkan potensi penurunan
rating hutang Amerika Serikat yang akan menjatuhkan pasar hutang Amerika
Serikat dan otomatis dunia karena Amerika Serikat merupakan kekuatan
ekonomi nomor satu dunia.
Banyak juga hal-hal yang perlu kita waspadai dalam krisis ekonomi global
itu yaitu ancaman dari negara-negara yang bersifat fasisme seperti
Korea Utara, Iran, dll. Negara-negara ini terkena dampak krisis ekonomi
global sehingga politik di negara ini menjadi tidak stabil tetapi
dampaknya bukanlah kepada pemecahan masalah krisis di dalam negeri
sendiri akan tetapi menjadi ancaman untuk negara-negara lain seperti
Korea Utara yang semakin mengintimidasi Korea Selatan, Iran yang semakin
mengintimidasi dunia, dll.
Sumber : http://forum.kompas.com/ekonomi-umum/30206-cara-mengatasi-krisis-ekonomi-global.html